Pangkalpinang - Megawati Soeroso, ST., M.Si Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyarankan agar pengasuhan anak menjadi perhatian. Pasalnya kondisi anak saat ini sangat rentan dipengaruhi lingkungan. 

"Anak mudah dipengaruhi lingkungan, apalagi adanya smartphone" kata Megawati saat Kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Hak Partisipasi Anak, di Ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Babel, Selasa (29/9/2026).

Forum Anak dapat membuat pola pikir anak menjadi positif. Megawati menambahkan, ini sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan, lembaga perwakilan kelompok atau organisasi anak sesuai jenjang administrasi pemerintahan. Hal ini perlu ada pembinaan dari pemerintah.

"Forum Anak mengarahkan anak mempunyai pemikiran yang kreatif dan berpikir positif," ungkapnya.

Selain itu perlu adanya parenting. Menurut Megawati, ini merupakan proses pengasuhan, pembimbingan, dan pendidikan yang dilakukan oleh orang tua untuk mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, dan intelektual anak sejak lahir hingga dewasa.

Sebab, kata Megawati, pola asuh anak zaman sekarang dengan zaman dulu berbeda. Pasalnya kemajuan teknologi, dengan adanya smartphone membuat anak berpikir lebih maju. Banyak informasi yang didapatkan seiring perkembangan teknologi tersebut. 

Sementara Wiyarso Suwarsono, Perencana Ahli Madya KemenPPA mengatakan, pemerintah daerah memiliki kewajiban dan tanggung jawab melaksanakan dan mendukung kebijakan perlindungan anak. Hal ini sebagai upaya untuk menjadikan provinsi layak anak.

"Perlindungan terhadap anak dilakukan secara terencana. Keluarga, masyarakat pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga masyarakat internasional mempunyai peran tersebut," jelasnya.